7 Makanan Terbaik untuk Memerangi Peradangan

7 Makanan Terbaik untuk Memerangi Peradangan

Peradangan adalah respons tubuh sehat kita untuk melawan penyakit. Tetapi ketika tidak terkendali, peradangan dapat menjadi kronis dan menyebabkan sejumlah besar masalah kesehatan, dari penyakit imun tubuh hingga kanker. Makanan dengan kadar gula tinggi dan lemak jenuh dianggap berkontribusi besar terhadap peradangan, itulah sebabnya beberapa orang memiliki kondisi peradangan dan gangguan autoimun saat mencoba diet rendah gula. Di sisi lain, ada juga makanan yang menumpuk di piring Anda yang sebenarnya bisa merusak peradangan. Baca terus untuk ilmu terbaru tentang opsi anti-inflamasi, ditambah cara menikmati pilihan ini.

Paprika

Cara memakannya: Potong paprika dan sajikan dengan hummus atau perciki dengan sedikit cuka anggur merah, garam, dan merica.

Paprika — terutama paprika merah — tinggi antioksidan dan rendah kandungan zat tepung. Mirip dengan paprika pedas, paprika manis mengandung senyawa kimia capsaicin, yang dikenal dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit.

Buah pir

Cara memakannya: Iris buah pir dan tambahkan ke salad dengan kacang kenari dan keju lembut.

Jika Anda khawatir tentang peradangan (katakanlah, jika Anda menderita radang sendi atau diabetes), makan makanan berserat tinggi seperti pir adalah cara alami untuk melawan masalah tersebut. Makanan kaya akan serat berkontribusi pada microbiome yang sehat dan membuat mudah merasa kenyang — membantu ketika mencoba menurunkan berat badan.

Ikan Makarel

Cara memakannya: Ikan ini adalah makanan pokok Mediterania. Fillet ikan ini dengan bantuan rempah rempah, minyak zaitun, dan lemon lalu dipanggang.

Lemak tinggi dalam makarel membantu melawan penyakit yang ditandai dengan peradangan tinggi, seperti penyakit jantung dan Alzheimer. Makarel juga merupakan sumber vitamin B12 dan D, yang terakhir ini sulit ditemukan secara alami dalam makanan. Vitamin D penting untuk menjaga tulang yang kuat dan fungsi sistem kekebalan tubuh, serta membantu tubuh menyerap kalsium.

Bayam

Cara memakannya: Buat salad bayam dengan makanan tinggi lemak seperti alpukat untuk memaksimalkan nutrisi sayuran.

Bayam adalah sumber vitamin E yang baik, yang dapat membantu melindungi tubuh dari molekul penyebab peradangan yang disebut sitokin. Warnanya yang gelap membuat Anda tahu bahwa itu padat nutrisi, seperti sayuran berdaun hijau lainnya.

Teh hitam

Rustic Still life with different types of tea and ingredients

Cara meminumnya: Teh hitam memiliki rasa yang luar biasa dengan sedikit susu dan madu, atau Anda dapat menambahkan jus lemon dan delima untuk minuman yang menyegarkan.

Teh hijau biasanya mendapat semua perhatian, tetapi teh hitam (yang berasal dari tanaman yang sama) juga memiliki manfaat. Minum teh hitam dapat membantu menjaga arteri tetap terbuka, dan mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan. Satu studi mengaitkan teh hitam dengan menekan risiko kanker ovarium.

Soba

Cara memakannya: Soba digunakan untuk membuat mie soba, yang bisa Anda dapatkan di toko kelontong dan digunakan dalam sup. Anda juga bisa membeli gandum sendiri dan memakannya bersama dengan nasi.

Mengonsumsi biji-bijian dapat mengurangi kadar darah untuk peradangan yang disebut protein C-reaktif. Soba juga bebas gluten, menjadikannya pilihan yang aman bagi penderita penyakit celiac (periksa labelnya).

Biji buah delima

Cara memakannya: Potong menjadi dua dan sendokkan biji ke dalam mangkuk untuk dikunyah atau tambahkan pada salad.

Biji delima adalah sumber antioksidan yang baik yang dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Bahkan, para ahli berpikir bahwa senyawa di dalamnya yang disebut punicalagin mengacu pada peradangan di otak, yang dapat membantu memperlambat perkembangan penurunan otak.

Back to Top